PORTAL PUBLIK BADAN NARKOTIKA NASIONAL
HomeCegahGakkumTerapi RehabLitbang InfoDalopsInspektoratSatgasKesekretariatanLinksWebmail
berita press release agenda konsultasi polling publikasi galeri photo audio / video kamus narkoba FAQ Suara Masyarakat
  Login : Password :
Search : 
Laporkan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ke Call Center BNN 021-80880011 atau SMS Center BNN 0888-111-0266




GALERI PHOTO
Pameran Informasi Narkoba Pada Kegiatan HONLEA

 
 
   
     
     
Kegiatan 33RD Meeting Heads of National Drugs Law Enforcement Agencies Asia and The Pacific (HONLAP) di Discovery Kartika Plaza Hotel - Bali, 6 - 9 Oktober 2009
Bali,[07 Oktober 2009]

Pertemuan ke-33 Kepala Badan-badan Penegak Hukum Anti-Narkoba Se-Asia dan Pasifik (Heads of National Drugs Law Enforcement Agencies/HONLAP) berlangsung dari tanggal 6-9 Oktober 2009 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta-Bali, Indonesia. Peserta HONLAP berasal dari 53 negara anggota, 9 negara asosiasi dan sejumlah negara peninjau dan organisasi internasional.

HONLAP adalah badan subsider dari Komisi Narkoba (Commission on Narcotic Drugs/CND). Dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa, Komisi Narkoba merupakan badan subsider dari Economic and Social Council (ECOSOC). HONLAP dibentuk berdasarkan Resolusi ECOSOC 1845 (LVI) pada tanggal 15 Mei 1974. Tujuan utama dari HONLAP adalah untuk memajukan kerjasama penegakan hukum dalam mencegah dan memberantas perdagangan gelap narkoba di kawasan Asia dan Pasifik.

HONLAP kali ini akan membahas mengenai berbagai upaya yang diambil Negara-negara Anggota dalam memajukan kerjasama regional dan sub-regional di berbagai bidang seperti penyelidikan gabungan, pelatihan penegakan hukum dan pertukaran informasi dan pengalaman dalam memberantas perdagangan gelap narkoba. Selain itu juga dibahas mengenai berbagai langkah yang diambil Negara-negara Anggota dalam menerapkan rekomendasi-rekomendasi hasil Pertemuan ke-31 HONLAP tahun 2007 yakni terkait dengan tanggapan terhadap perdagangan gelap heroin di kawasan; peningkatan secara signifikan dari produksi gelap amphetamine-type stimulants (ATS) di kawasan; dan kerjasama antar instansi dalam menanggulangi perdagangan gelap narkoba.

Selain itu, HONLAP kali ini akan dibagi ke dalam tiga kelompok kerja yang akan membahas tiga topik utama yakni mengenai kecenderungan perdagangan gelap narkoba di kawasan; upaya memberantas produksi gelap ATS di kawasan; dan menghilangkan keuntungan dari perdagangan gelap narkoba. Ketiga kelompok kerja tersebut akan merumuskan berbagai rekomendasi yang perlu dilaksanakan oleh Negara-negara Anggota pada tingkat nasional maupun regional. Rekomendasi-rekomendasi Pertemuan ke-33 HONLAP akan disampaikan dalam Sidang Sesi ke-53 Komisi Narkoba yang akan berlangsung tahun 2010 di Wina, Austria.

HONLAP kali ini juga dibuka oleh Wakil Direktur Eksekutif Kantor PBB untuk Urusan Narkoba dan Kejahatan untuk Asia dan Pasifik (Representative of Executive Director of United Nations Office on Drugs and Crime/UNODC for Asia and the Pacific), Gery Lewis, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, dan Kapolri Bambang Hendarso Danuri, selaku Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN). Secara aklamasi Pertemuan memilih Kepala Pelaksana Harian BNN, Drs. Gories Mere, sebagai Ketua Sidang bersama Wakil Kepala Polisi Australia (AFP), Kevin Zuccato, sebagai Wakil Ketua Pertama; Direktur Divisi Narkoba dan Senjata Api Kepolisian Nasional Jepang, Hiroyuki Osawa, sebagai Wakil Ketua Kedua; dan Wakil Komisioner Narkotika, Biro Pusat Narkotika India, Gautam P. Chandolia sebagai Notulen (Rapporteur).

Pertemuan HONLAP merupakan kerjasama antara Indonesia sebagai tuan rumah dan Kepolisian Australia sebagai co-sponsor, serta UNODC sebagai Sekretariat dari Pertemuan.
     
     
 
indeks press release :
 
Home Cegah Gakkum Terapi rehab Litbang Info Humas Pusdalops Inspektorat Link Site Map
copyright © 2003 BNN