Dukungan Keluarga Bagi Pecandu Narkoba

Oleh rudi qunsul | Kamis, 24 November 2011 jam 09:40:26

 

Kelompok kekeluarga di antara orang tua yang anak atau anggota keluarganya mempunyai masalah dengan narkoba mempunyai peranan penting bagi mereka untuk bangkit dari keterpurukan. Mereka dikenal sebagai kelompok dukungan keluarga. Masyarakat mungkin masih belum mengetahui bahwa keluarga korban narkoba mempunyai kekuatan luar biasa untuk saling membantu memperoleh kepulihan.

Menurut Dick Schaefer, dalam bukunya Choices & Consequenes, What to Do When a Teenager Uses Alcohol/Drugs”, pertama; orang tua perlu belajar lebih memahami tentang narkoba dan kecanduan. Kedua, hadir atau bergabung dalam kelompok dukungan keluarga (family support). Dengan bergabung, mereka akan lebih mudah membangun hubungan jejaring dengan pihak yang terkait (sekolah/guru, kantor tempat bekerja, teman karib, konselor, institusi terapi-pemulihan, dan lain-lain). Dan terakhir orang tua juga perlu belajar bagaimana 'tidak peduli', dalam arti lebih mampu mengontrol diri sendiri sebagai orang tua daripada keinginan kuat mengontrol anaknya.

Apa sebenarnya kelompok dukungan keluarga?

Kelompok dukungan keluarga pertama lahir di Amerika, 1971. Mereka disebut family anonymous atau FA. Family anonymous adalah program membantu diri sendiri (self-help) bagi keluarga yang anak atau anggota keluarganya menunjukkan perilaku yang merusak termasuk pemakai obat dan alkohol atau narkoba. Program FA berbasis dari kelompok 12 langkah alcoholics anonymous atau AA yang lahir jauh lebih dahulu pada 1935 di Amerika. Pecandu narkoba mengadopsi pula pendekatan alcoholics anonymous dan menamakan dengan narcotics anonymous atau NA. Anak-anak dari orang tua yang pecandu juga membentuk kelompok dukungan sendiri. Tak berlebihan untuk menjelaskan kelahiran AA mengingatkan pentingnya program AA/NA dan FA sebagai salah satu elemen dalam terapi dan pemulihan. Kelahiran alcoholics anonymous sangat unik dan dramatis. Bill Wilson (pialang) yang sebelumnya telah memperoleh kepulihan melalui pencerahan spiritual ketika melakukan perjalanan kerja yang melelahkan merasakan pengalaman sugesti luar biasa ingin minum alkohol kembali. Ia sangat membutuhkan bertemu dengan pecandu lain agar sugesti tersebut hilang. Melalui pelayanan sponsornya ia dipertemukan dengan Bob (dokter ahli bedah), seorang pecandu yang masih aktif. Bob sebenarnya enggan bertemu dengan Bill. Tetapi selesai pertemuan yang bersifat berbagi pengalaman, sugesti minum Bill menghilang dan Bob menghentikan kecanduan minum alkohol. Memaknai pertemuan dengan landasan spiritual merupakan kekuatan yang mampu membantu diri masing-masing, mereka melahirkan alcoholics anonymous. Bill menuliskan pengalaman spiritualnya yang kemudian menjadi Buku BesarAlcoholics Anonymous.

Bila bergabung dengan kelompok dukungan, Anda akan bertemu dengan orang tua lain yang berjuang dengan masalah yang seperti Anda alami. Anda akan mendapatkan diri Anda tidak sendiri. Anda akan diterima tanpa syarat. Tak ada yang bertanya-tanya seakan menyelidiki siapa Anda. Anda pun akan lebih mudah mulai mencintai diri Anda. Anda akan mengenal kekuatan, kelemahan, harapan, dan rasa takut Anda. Saat mengikuti program kelompok dukungan, Anda akan belajar menerima sesuatu yang tidak dapat Anda ubah, dan mengubah yang dapat diubah, terutama diri Anda sendiri dan lingkungan Anda. Kemudian Anda mampu tertawa kembali.

Seperti yang dialami para orang tua yang anaknya sedang menjalani terapi dan rehabilitasi di UPT Lido, mereka merasakan dengan  adanya pecandu narkoba dalam keluarga, sangat mengganggu keharmonisan hubungan keluarga. Waktu anak masih dengan tidak sengaja memakai narkoba, kemudian mulai coba-coba mungkin orang tua belum tahu atau tidak menyadari- orang tua tidak merasa terganggu. Tetapi ketika anak diam-diam sudah sering memakai dan muncul gejala kecanduan-tingkah laku anak mulai tak terkontrol, orang tua pun mulai terkena dampak serius. Keinginan memperoleh obat dan cara memperoleh yang tak terkendali sering tanpa sadar ditanggapi seperti gayung bersambut. Orang tua mudah marah, ngomel, dan kesal, tetapi ingin menolong dan melindungi anak dengan harga berapa pun.

Kemudian karena sia-sia mereka merasa tak berdaya, bersalah, dan berdosa. Stigma ketidakmampuan mendidik (rasa malu dan dosa) menyebabkan orang tua menjadi makin tertutup bahkan dengan keluarga dekat dan lingkungannya. Proses tersebut bagai lingkaran setan, sering baru menyadari saat keterpurukan mencapai titik terendah. Titik kematian atau kehancuran lainnya sudah berada di depan mata. Semakin awal orang tua menyadari peranan yang seharusnya terhadap anak mereka, semakin baik dampaknya terhadap anak dan keluarga.

Melalui kelompok dukungan diharapkan para ibu bisa berbagi pengalaman, pendapat, dan kegiatan- kegiatan lain. Mereka bisa belajar lebih mendalam tentang seluk beluk kecanduan narkoba. Menyadari tidak sendiri-keluarga dekat, handai tolan, bahkan tetangga dekat juga empati. Mengenal apa dan siapa yang terkait. Dan tentu saja mereka lebih mampu menyikapi dan bertindak memadai bagi anak mereka dan tidak menghindari diri melakukan sesuatu yang memperburuk kondisi kecanduan.

Kelompok dukungan bisa menjadi tempat untuk membangkitkan kembali semangat hidup yang sempat terpuruk karena merasa senasib dan seperjuangan. Dengan sering bertemu dan berbagi pengalaman serta cerita akan memperingan beban hidup yang dideritanya. Pertemuan merupakan salah satu kegiatan penting. Dari proses pertemuan, akan memunculkan kegiatan-kegiatan lain yang mengarah pada penyiapan masa depan anak-anak mereka setelah pulih dari kecanduan narkoba.

Berbagi dan bercerita pengalaman yang buruk membantu meringankan penderitaan. Mendengar seorang ibu lebih menderita atau pernah lebih menderita, ibu yang lain bisa lebih berkaca diri. Ketika mendengar seorang ibu melakukan tindakan tegas terhadap anaknya, ibu yang lain seperti tidak percaya. Ketika ibu lain bercerita berhasil meyakinkan anaknya untuk memperoleh terapi dan pemulihan yang optimal, ibu lain menjadi optimistis dan lebih berani. Pertemuan, pendampingan, dan interaksi dengan anak mereka yang lebih memadai memungkinkan mereka mampu mencintai diri dan bisa tersenyum- tertawa kembali.

 

Disclosure

Larry Dignan

Larry Dignan has nothing to disclose. He doesn’t hold investments in the technology companies he covers.

Biography

Larry Dignan

Larry Dignan is Editor in Chief of ZDNet and SmartPlanet as well as Editorial Director of ZDNet's sister site TechRepublic. He was most recently Executive Editor of News and Blogs at ZDNet. Prior to that he was executive news editor at eWeek and news editor at Baseline. He also served as the East Coast news editor and finance editor at CNET News.com. Larry has covered the technology and financial services industry since 1995, publishing articles in WallStreetWeek.com, Inter@ctive Week, The New York Times, and Financial Planning magazine. He's a graduate of the Columbia School of Journalism and the University of Delaware.

For daily updates, follow Larry on Twitter.

icon callcenter
call center 021-80880011
sms center 081-221-675-675
  • Online
  • Unique Visitor
  • Download file
  • Per Unit Kerja
  • Sekertaris Utama
  • Inspektur Utama
  • Deputi Pemberantasan
  • Deputi Pencegahan
  • Deputi Rehabilitasi
  • Deputi Pem. Masyarakat
  • Deputi Hukum&Kerjasama
  • Puslitdatin
  • UPT T&R LIDO
  • UPT Diklat
  • UPT LAB
  • : 11 user
  • : 6165
  • : 30059

  • : 269809
  • : 207251
  • : 149903
  • : 106135
  • : 60165
  • : 38202
  • : 31037
  • : 29716
  • : 18610
  • : 16528
  • : 13792

session variable
$this->session->userdata('email') =>
$this->session->userdata('group') =>
$this->session->userdata('id') =>
$this->session->userdata('user_id') =>

Array
(
    [66.249.69.219] => Array
        (
            [time] => 1337256856
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/humas/berita/1790/bnn_musnahkan_549_kilogram_shabu
            [bot] => 
        )

    [112.215.66.67] => Array
        (
            [time] => 1337256872
            [uri] => /portal/index.php/backsite/post/load_script/1/bgiframe-superfish-supersubs-newsticker
            [bot] => 
        )

    [66.249.69.133] => Array
        (
            [time] => 1337256870
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/humas/berita/10170/revitalisasi-kerjasama-bnn-pertamina
            [bot] => 
        )

    [38.107.179.209] => Array
        (
            [time] => 1337256755
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/artikel/10080/lingkungan-sosial-mampu-hindari-diri-dari-pengaruh-narkoba
            [bot] => 
        )

    [66.249.68.119] => Array
        (
            [time] => 1337256756
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/kegiatan/9841/pembahasan-buku-pedoman-pencegahan-penyalahgunaan-narkotika-dan-prekussor-narikotika-di-kalangan-usia-dini-draft-awal
            [bot] => 
        )

    [38.107.179.210] => Array
        (
            [time] => 1337256783
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/artikel/10096/mencegah-penyalahgunaan-narkoba-jangan-mudah-mempercayai-mitos
            [bot] => 
        )

    [38.107.179.206] => Array
        (
            [time] => 1337256811
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/artikel/10097/mencegah-penyalahgunaan-narkoba-di-rumah-orangtua-harus-bisa-jadi-teman-bagi-anak-anaknya
            [bot] => 
        )

    [223.255.224.3] => Array
        (
            [time] => 1337256865
            [uri] => /portal/index.php/backsite/post/load_script/1/bgiframe-superfish-supersubs
            [bot] => 
        )

    [38.107.179.207] => Array
        (
            [time] => 1337256842
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/artikel/10099/cegah-narkoba-dengan-sistem-laba-laba
            [bot] => 
        )

    [180.76.5.92] => Array
        (
            [time] => 1337256843
            [uri] => /portal/index.php/suara_masyarakat/view/12/298/
            [bot] => 
        )

    [38.107.179.208] => Array
        (
            [time] => 1337256872
            [uri] => /portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/artikel/10100/dukungan-keluarga-bagi-pecandu-narkoba
            [bot] => 
        )

)