Kegiatan
Deputi RehabilitasiWorkshop Cognitive Behavior Therapy
Staf Pus T&R (abdi), Bogor.
CBT atau Cognitive Behavioral Therapy merupakan pendekatan psiko-sosial yang dinyatakan cukup efektif dan lebih menjanjikan untuk mengubah perilaku yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah yang kurang dapat diterima oleh norma-norma sosial dan budaya(perilaku maladaptif) dari korban penyalahgunaan narkotika dan mempersingkat terjadinya relaps. Keuntungan lain adalah menambah ketahanan terhadap efek zat (craving) dan kesesuaian dalam terapi khususnya bagi korban yang mempunyai hendaya yang lebih tinggi bersamaan dengan masalah lain seperti masalah psikologis atau ketergantungan yang berat.
Dengan semakin bertambah jumlah OSC yang didukung oleh Pusat Terapi & Rehabilitasi BNN, serta tenaga psikoterapi yang masih sangat terbatas baik jumlah maupun kualitasnya, maka perlu kiranya diberikan workshop terlebih dahulu kepada para pelaksana lapangan, dalam hal ini petugas yang berhubungan dengan pecandu guna membantu mengubah perilaku maladaptif menjadi perilaku adaptif dan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.
Tujuan dari diadakannya kegiatan ini antara lain :
A. Peserta mampu menerapkan cognitive behavioral therapy untuk menangani korban penyalahgunaan narkoba di tempat asal.
B. Meningkatnya pengetahuan tentang cognitive behavioral therapy khususnya dalam menentukan treatment yang tepat berdasarkan diagnosa yang dibuat.
C. Menciptakan lingkungan yang aman dan dapat diterima oleh keluarga untuk membahas masalah yang dihadapi.
D. Membantu klien dan keluarganya agar dapat lebih terbuka dalam mengekspresikan bermacam perasaan seperti malu, takut, sedih, dll.
E. Memfasilitasi keluarga untuk menyelesaikan masalah dan memiliki tujuan yang realistis
F. Membantu keluarga dalam komunikasi sehingga mereka dapat berinteraksi dengan cara yang lebih konstruktif dan saling membantu
Adapun peserta seminar yang berjumlah 30 orang, dari 15 daerah yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banjarmasin, Makasar, Padang, Pontianak, Jambi, Lampung, Riau, NTB, Medan Dan Bali.
Dengan kegiatan workshop ini diharapkan setiap peserta memperoleh masukan untuk memperlengkapi dirinya dalam menangani korban penyalahgunaan narkotika di tempat mereka bekerja.
CBT atau Cognitive Behavioral Therapy merupakan pendekatan psiko-sosial yang dinyatakan cukup efektif dan lebih menjanjikan untuk mengubah perilaku yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah yang kurang dapat diterima oleh norma-norma sosial dan budaya(perilaku maladaptif) dari korban penyalahgunaan narkotika dan mempersingkat terjadinya relaps. Keuntungan lain adalah menambah ketahanan terhadap efek zat (craving) dan kesesuaian dalam terapi khususnya bagi korban yang mempunyai hendaya yang lebih tinggi bersamaan dengan masalah lain seperti masalah psikologis atau ketergantungan yang berat.
Dengan semakin bertambah jumlah OSC yang didukung oleh Pusat Terapi & Rehabilitasi BNN, serta tenaga psikoterapi yang masih sangat terbatas baik jumlah maupun kualitasnya, maka perlu kiranya diberikan workshop terlebih dahulu kepada para pelaksana lapangan, dalam hal ini petugas yang berhubungan dengan pecandu guna membantu mengubah perilaku maladaptif menjadi perilaku adaptif dan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.
Tujuan dari diadakannya kegiatan ini antara lain :
A. Peserta mampu menerapkan cognitive behavioral therapy untuk menangani korban penyalahgunaan narkoba di tempat asal.
B. Meningkatnya pengetahuan tentang cognitive behavioral therapy khususnya dalam menentukan treatment yang tepat berdasarkan diagnosa yang dibuat.
C. Menciptakan lingkungan yang aman dan dapat diterima oleh keluarga untuk membahas masalah yang dihadapi.
D. Membantu klien dan keluarganya agar dapat lebih terbuka dalam mengekspresikan bermacam perasaan seperti malu, takut, sedih, dll.
E. Memfasilitasi keluarga untuk menyelesaikan masalah dan memiliki tujuan yang realistis
F. Membantu keluarga dalam komunikasi sehingga mereka dapat berinteraksi dengan cara yang lebih konstruktif dan saling membantu
Adapun peserta seminar yang berjumlah 30 orang, dari 15 daerah yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banjarmasin, Makasar, Padang, Pontianak, Jambi, Lampung, Riau, NTB, Medan Dan Bali.
Dengan kegiatan workshop ini diharapkan setiap peserta memperoleh masukan untuk memperlengkapi dirinya dalam menangani korban penyalahgunaan narkotika di tempat mereka bekerja.
icon callcenter
call center 021-80880011
sms center 081-221-675-675
- Online
- Unique Visitor
- Download file
- Per Unit Kerja
- Sekertaris Utama
- Inspektur Utama
- Deputi Pemberantasan
- Deputi Pencegahan
- Deputi Rehabilitasi
- Deputi Pem. Masyarakat
- Deputi Hukum&Kerjasama
- Puslitdatin
- UPT T&R LIDO
- UPT Diklat
- UPT LAB
- : 7 user
- : 6161
- : 30055
- : 269805
- : 207247
- : 149899
- : 106131
- : 60161
- : 38198
- : 31033
- : 29712
- : 18606
- : 16524
- : 13788
SEP
20
2011
Rapat Pokja
SEP
19
2011
Layanan One Stop Center (OSC)
AGS
25
2011
Ceramah Ramadhan
AGS
22
2011
Ceramah Ramadhan
-
07.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Petugas Program Sebaru
-
06.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Residen Program Sebaru
-
04.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pengadaan Makan Residen Program Tambling.
-
05.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Petugas Program Tambling