Kegiatan
Deputi RehabilitasiPertemuan Lintas Sektor Bidang Terapi & Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional
Staf Pus T&R (abdi), Bogor.
Pertemuan lintas sektor bidang terapi dan rehabilitasi merupakan salah satu usaha untuk mensinergikan program kerja di antara sektor terkait
Meningkatnya angka penyalahguna narkotika di Indonesia semakin memprihatinkan, dari peredaran gelap narkotika di Indonesia pada saat ini sudah pada tahap yang sangat memprihatinkan.
Hal tersebut dapat kita lihat pada data hasil penelitian BNN and Puslitkes “ UI tahun 2008, diketahui bahwa saat ini diperkirakan sebanyak 1,99% dari total populasi penduduk Indonesia merupakan penyalahguna narkotika. Seiring waktu, semua terjadi bukan hanya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya saja tetapi narkotika terbukti telah merasuk nyaris ke semua pelosok kota dan desa serta ke setiap strata masyarakat.
Masih adanya stigma negatif masyarakat terhadap para pecandu narkotika membuat semakin sulitnya mereka untuk mendapatkan terapi dan rehabilitasi untuk menghilangkan ketergantungannya.
Hal ini merupakan sebuah pekerjaan besar yang harus diselesaikan oleh pemerintah. BNN sebagai leading sector dalam permasalahan narkotika memiliki beberapa program dalam penanganan korban penyalahguna narkotika. Salah satu program tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Bidang Terapi & Rehabilitasi.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tercipta koordinasi aktif dan hubungan yang dinamis antara BNN dengan instansi pemerintah lain dalam pelaksanaan program terapi dan rehabilitasi korban penyalahguna narkotika.
Pertemuan lintas sektor bidang terapi dan rehabilitasi merupakan salah satu usaha untuk mensinergikan program kerja di antara sektor terkait
Meningkatnya angka penyalahguna narkotika di Indonesia semakin memprihatinkan, dari peredaran gelap narkotika di Indonesia pada saat ini sudah pada tahap yang sangat memprihatinkan.
Hal tersebut dapat kita lihat pada data hasil penelitian BNN and Puslitkes “ UI tahun 2008, diketahui bahwa saat ini diperkirakan sebanyak 1,99% dari total populasi penduduk Indonesia merupakan penyalahguna narkotika. Seiring waktu, semua terjadi bukan hanya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya saja tetapi narkotika terbukti telah merasuk nyaris ke semua pelosok kota dan desa serta ke setiap strata masyarakat.
Masih adanya stigma negatif masyarakat terhadap para pecandu narkotika membuat semakin sulitnya mereka untuk mendapatkan terapi dan rehabilitasi untuk menghilangkan ketergantungannya.
Hal ini merupakan sebuah pekerjaan besar yang harus diselesaikan oleh pemerintah. BNN sebagai leading sector dalam permasalahan narkotika memiliki beberapa program dalam penanganan korban penyalahguna narkotika. Salah satu program tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Bidang Terapi & Rehabilitasi.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tercipta koordinasi aktif dan hubungan yang dinamis antara BNN dengan instansi pemerintah lain dalam pelaksanaan program terapi dan rehabilitasi korban penyalahguna narkotika.
icon callcenter
call center 021-80880011
sms center 081-221-675-675
- Online
- Unique Visitor
- Download file
- Per Unit Kerja
- Sekertaris Utama
- Inspektur Utama
- Deputi Pemberantasan
- Deputi Pencegahan
- Deputi Rehabilitasi
- Deputi Pem. Masyarakat
- Deputi Hukum&Kerjasama
- Puslitdatin
- UPT T&R LIDO
- UPT Diklat
- UPT LAB
- : 7 user
- : 6161
- : 30055
- : 269805
- : 207247
- : 149899
- : 106131
- : 60161
- : 38198
- : 31033
- : 29712
- : 18606
- : 16524
- : 13788
SEP
20
2011
Rapat Pokja
SEP
19
2011
Layanan One Stop Center (OSC)
AGS
25
2011
Ceramah Ramadhan
AGS
22
2011
Ceramah Ramadhan
-
07.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Petugas Program Sebaru
-
06.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Residen Program Sebaru
-
04.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pengadaan Makan Residen Program Tambling.
-
05.b/V/2012/PENG-ULP/REHAB/BNN: Pelelangan Ulang Pekerjaan Pengadaan Makan Petugas Program Tambling