Perkembangan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia dalam waktu ke waktu mengalami peningkatan hingga taraf memprihatinkan. Tuntutan masyarakat melalui napas kepedulian mencegah dan memberantas narkotika menjadi semakin tinggi. Salah satu tuntutan masyarakat adalah mengenai perbaikan kinerja instasi pemerintah. Dinamika tuntutan yang paling sering muncul adalah aspek pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat yang jujur, adil, trasparan, dan akuntabel termasuk didalamnya pemberian perlindungan kepada masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Perkembangan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia dalam waktu ke waktu mengalami peningkatan hingga taraf memprihatinkan. Tuntutan masyarakat melalui napas kepedulian mencegah dan memberantas narkotika menjadi semakin tinggi. Salah satu tuntutan masyarakat adalah mengenai perbaikan kinerja instasi pemerintah. Dinamika tuntutan yang paling sering muncul adalah aspek pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat yang jujur, adil, trasparan, dan akuntabel termasuk didalamnya pemberian perlindungan kepada masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Badan Narkotika Nasional telah melakukan berbagai langkah strategis guna peningkatan kualitas kinerja diantaranya adalah mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Penyidik Badan Narkotika Nasional Tingkat Dasar Gelombang I. tahun 2010 bertempat diPusdikreskrim Lemdiklat Polri Megamendung, Bogor. Yang dibuka secara resmi oleh Inspektur BNN Sudaryanto, SH, M.Hum. dengan 30 orang peserta terdiri dari 22 Peserta dari BNN dan 8 peserta dari BNNP (Provinsi). Diklat ini merupakan momen penting dalam mengukir sejarah setelah lahirnya Undang-Undang No. 35 Tahun 2009. Dimana didalamnya diamanahkan adanya kewenangan Badan Narkotika Nasional dibidang Penyidikan. Dengan momen ini dapat memacu semangat dan motivasi dalam mengoptimalkan diri untuk meningkatkan pengetahuan yang unggul.

Bila melihat data bahwa Tren prevalensi pengungkapan kasus dan produksi narkotika yang cenderung meningkat, maka untuk menekan hal tersebut Badan Narkotika Nasional meningkatkan kemampuan personel dalam pemberantasan dan pengungkapan jaringan narkotika di Indonesia, keberadaan penyidik BNN menjadi salah satu aspek strategis terkait dengan kewenangan BNN dalam bidang penyidikan. Kiranya segenap personel BNN baik yang mengemban tugas dibidang teknis seperti Pencegahan Pemberantasan dan Terapi Rehabilitasi serta fungsi pendukung lainya juga menigkatkan kualitas kinerja yang profesional, penuh keikhlasan, dedikasi, serta kesetiaan kepada nilai-nilai pengabdian kepada Bangsa dan Negara.