Nunukan, Masalah Narkoba atau yang lebih keren sebut sebagai “NAPZA,“ (Narkotika, Pisikotripika, Alkohol dan Zat Adiktif lainnya), tidak henti-hentinya menjadi bahasa Pemerintah. Terlebih mengingat khasus narkoba yang semakin meningkat dari tahun ketahun, memberi sinyal kuat bahwa masalah narkoba bukan masalah sepele yang dapat diabaikan begitu saja. Butuh ketekunan kerjasama, dan kesabaran dari semua pihak untuk melakukan hal pencegahan, penyebaran dan penyalahgunaan obat-obat terlarang.


“Salah satu contoh kerjasama antara Pemerintah, masyarakat bahkan dari semua lembaga, dalam melakukan penekanan terhadap para pengedar maupun pengguna narkoba di tanah air Indonesia, menurut Bapak Kaharuddin,S.S, yang selaku Kasubbag Humas dan protocol Penkab Nunukan-Kaltim ketika ditemui Wartawan Koran NaPZA pada (18/06/07) sekitar pukul 15 wita.“ Bung “kahar“, terkesan Tangkas, dan cerdas dengan sosok murah senyum dijawabnya begitulah kesimpulan Koran NaPZA saat berada di ruangannya.

“Bung Kahar, demikian sapaan akrabnya sehari-hari dikalangan temen wartawan Nunukan, mengatakan bahwa guna mengantisipasi semakin meningkatnya korban penyalahgunaan bahaya narkoba, mengingat daerah Nunukan merupakan wilayah perbatasan maka,bahwa narkoba harus kita perangi bersama-sama baik dari pihak Pemerintah, Kepolisian, Tokohtokoh Agama, Tokoh Masyarakat bahkan semua Elemen dan juga Wartawan juga harus kita menyatukan kebersamaan untuk memperangi atau menihilkan bahaya narkoba demi generasi dan bangsa kedepan.“

Lebih jauh “Bung Kahar“, Menjelaskan, seperti di nunukan yang merupakan pintu gerbang keluar masuk dari Negara Tetangga. Malaysia Timur, dan Negara Filipina, dengan kondisi demikian tentu masalah narkoba menjadi suatu ancaman.“ Maka, harus semua untuk berperang meminimalisir dari pergerakan-pergerakan setiap tamu yang dating kedaerah kita,“Bung Kahar, menambahkan pula selain kita mewaspadai dari ancaman narkoba, perlu kita juga mengkontrol kebersamaan anak diluar rumah bersama temen-temen juga sampai sianak itu, melakukan hal-hal yang tidak wajar.“

Disamping itu (masih kata kahar), kita harus waspada dari penyebaran infeksi firus HIV/AIDS dan penyebaran gambar-gambar pporno yang tentu merusak kebudayaan, agama dan masa depan bangsa. Dari hal-hal demikian, diharapkan kepada pihak Kepolisian khususnya didaerah Nunukan, lebih tegas melakukan razia dikalangan masyarakat bahkan di Laptop-laptop milik Pegawai Negeri Sipil (PNS), harus dilakukan razia jangan sampai Laptop tersebut ada pula tersimpan gambar-gambar porno.

Bung Kahar, menambahkan bahwa untuk masalah narkoba harus kita perangi bersama baik pengguna maupun pengedar (Bandarnya) untuk pihak pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK), selalu mendukung program dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah menargetkan Negara kita pada tahun 2015 bebas dari bahaya narkoba. Sedangka untuk proses hukum terhadap para pengguna dan pengedar narkoba tersebut, kita diharapkan kepada pihak Kepolisian dapat menindak tegas sesuai hokum yang berlaku dengan tidak ada kata toleransi.“ Demikian hasil komentar dari Bung Kaharuddin, S.S, kepada tim NaPAZ Juni pekan lalu.