nama: DataGiat
op: detail_data_giat
page:
mn: 2
smn: d
tgl:
bln:
thn:
rows:
cari:
id: 29
id_kel:
BNN Portal › DataGiat Online Users
Laporkan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ke Call Center BNN 021-80880011 atau SMS Center BNN 081-221-675-675  Klick di sini untuk melihat data callcenter

You're currently on:

 
   
     
     
BNK Karawang Gelar Penyuluhan Anti Narkoba bagi Remaja
[23 Februari 2009]
Sumber:
PUSCEGAH


Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu penyakit masyarakat yang sedang aktual saat ini di seluruh dunia. Hal itu tentunya sangat memprihatinkan, mengingat perkembangannya semakin meningkat setiap tahun. Atas dasar itu, Badan Narkotika Kabupaten Karawang menggelar penyuluhan anti narkoba bagi remaja. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya menanggulangi peredaran narkoba di kalangan remaja.
Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Karawang Hj. Eli Amalia Priatna, saat menghadiri penyuluhan anti narkoba bagi remaja, di Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat Minggu, pekan lalu.
Lebih lanjut Wakil Bupati yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karawang, menjelaskan, kegiatan ini cukup penting dalam upaya memutus rantai penyalahgunaan narkoba. “Terlebih Kabupaten Karawang merupakan gerbang ibukota sekaligus daerah industri yang memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, akibat arus urbanisasi. Hal ini menjadikan Karawang sebagai salah satu daerah yang potensial dan rawan terhadap peredaran barang haram sekaligus bisa menjadi daerah penyuplai narkoba,” kata Wakil Bupati.
Menurut Wakil Bupati peredaran narkoba di Kabupaten Karawang telah mencapai kondisi yang cukup memprihatinkan. Karena peredarannya sudah menjalar ke desa-desa dan sekolahan, termasuk di sekolah dasar. Berdasarkan data dari Sat Narkoba Polres Karawang, saat ini di Karawang, ada 55 kasus penyalahgunaan narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 82 orang, 27 kasus penyalahgunaan psikotropika dengan jumlah tersangka 41 orang. ”Dari jumlah tersebut tersangka laki-laki sebanyak 122 orang dan perempuan 1 orang” tandasnya seraya menyebutkan jumlah tersebut adalah mereka yang berhasil di data, dan tidak menutup kemungkinan masih ada pengguna yang belum terdata.
Untuk itu, lanjut Wakil Bupati, melalui kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu solusi nyata terhadap upaya penanggulangan narkoba khususnya di kalangan remaja di Kecamatan Purwasari dan Kabupaten Karawang yang kita cintai ini. “Selain itu, para orang tua, elemen masyarakat dan organisasi maupun aparat desa dan kecamatan harus dapat mengembangkan eksistensi dan wibawa mereka sehingga dapat menjadi contoh dan teladan para anak-anak dan para remaja lainnya serta dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Karawang,” pintanya.
Wakil Bupati juga mengharapkan agar para orangtua dapat lebih memperhatikan perilaku dan pergaulan anak-anaknya. Terlebih bila terjadi perubahan perilaku dalam kegiatan mereka sehari-hari. “Untuk itu marilah kita bersama-sama ekstra perhatian terhadap permasalahan ini, karena saya yakin, tidak ada satu orangtua pun yang ingin anak-anaknya ketergantungan narkoba,” pesannya.
Dalam menyikapi dan menindaklanjuti program pusat pencegahan narkoba, (Pus Cegah Narkoba) Badan Narkotika Nasional, dalam melaksanakan visi BNN mewujudkan masyarakat Indonesia Bebas Narkoba pada tahun 2015, Wakil Bupati juga telah menggelar tes urine bagi seluruh jajaran aparatur pemerintahan yang ada di Kabupaten Karawang tanpa terkecuali.
Sementara itu, Kepala Pusat Pencegahan Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, Brigjen Pol. Drs. Anang Iskandar, SH.MH, yang dihubungi terpisah mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat di berbagai sektor kehidupan untuk membangun jaringan masyarakat anti narkoba. Para ketua BNK diharapkan juga segera menindaklanjuti program pencegahan dengan membangun jaringan masyarakat anti narkoba,”
Dalam kegiatan tersebut, selain menghadirkan Wakil Bupati Karawang juga menghadirkan sejumlah nara sumber lainnya seperti dari Polsek Purwasari, Camat Purwasari Ratu Chasanah, BA, aparat Desa Mekarjaya serta sejumlah akitivis dari BNK dan Ikatan Remaja Masjid, Desa Mekarjaya. (as)
     
     
 
indeks data giat cegah :