KONTAK CENTER BNN  .    callcenter@bnn.go.id  .    184  .  SMS/Whatsapp   081-221-675-675  .  BBM   2BF297D7

Artikel

Time Line @INFO BNN

PEMBANGUNAN SISTEM PELAPORAN DAN KONSULTASI NARKOBA BERBASIS MOBILE DAN WEB

Mari berbagi :    

Sejalan dengan perkembangan dunia informasi, bidang sistem informasi juga mempunyai banyak hal yang bisa digunakan oleh berbagai pihak didalam membantu satu proses kegiatan yang membutuhkan kesinambungan dan keterpaduan kerja untuk mendapatkan informasi dalam pengambilan keputusan. Hal ini diperkuat oleh kenyataan bahwa kini teknologi dan sistem informasi digunakan hampir pada semua sektor. Sistem informasi penting untuk sektor swasta dan pemerintah, individu, organisasi, negara, dan organisasi antarnegara. Sistem informasi menyebar ke banyak bidang seperti pertanian, manufaktur, jasa, pendidikan, kesehatan, pertahanan, dan pemerintahan. Fenomena dimana teknologi dan sistem informasi dengan cepat menjadi bagian dari masyarakat menjadikan banyak disiplin ilmu menaruh perhatian pada teknologi ini. Peneliti dalam bidang lain menyadari bahwa banyak hal yang terjadi karena pengaruh teknologi informasi.

Sejalan dengan peran Puslitdatin yang merupakan unsur pendukung dalam pelaksanaan program P4GN yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan, dan pengelolaan data dan informasi di bidang P4GN. Dimana dalam melaksanakan tugas, Puslidatin menyelenggarakan fungsi : 

·      Sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan P4GN didalam Penelitian dan pengembangan. 

·      Pengelolaan data, dokumentasi, sistem informasi dan jaringan komunikasi di bidang P4GN, Sebagai dasar pembuatan keputusan dan kebijakan pimpinan.

·      Pembangunan dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, yang digunakan sebagai sumber pelaporan data tahunan baik di dalam maupun luar negeri (DAINAP, ARQ, CND, ASOD, Global SMART, INCB dan UNODC).

·      Pelayanan data dan informasi. 

Sejalan dengan perkembangan sistem informasi, disiplin acuan sistem informasi menjadi semakin banyak. Salah satu nya adalah Sistem Informasi Geografis, dimana Informasi Geografis adalah kumpulan data atau fakta terkait dengan lokasi keruangan di permukaan bumi, disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan informasi baru yang bersifat geografis dan berbeda dari sumber data awalnya ketika masih terpisah-pisah.

Penyajian informasi melalui GIS saat ini menjadi landasan utama yang digunakan sebagai memaparkan informasi-informasi yang berhubungan dengan data spasial dan data pendukung penyampaian informasi lainnya. Penerapan GIS merupakan langkah yang tepat untuk pemetaan wilayah terkait dengan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sistem Informasi Geografis (SIG) ini adalah sistem yang dapat mendukung (proses) pengambilan keputusan (terkait aspek) spasial dan mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. SIG yang lengkap akan mencakup metodologi dan teknologi yang diperlukan, yaitu data spasial, perangkat keras, perangkat lunak, dan struktur organisasi .

Efektifitas Pembangunan Sistem Pelaporan dan Konsultasi Narkoba Berbasis Mobile dan Web

Sistem Informasi Geografis BNN ini, bertumpu pada Peta vector dimana akan menggunakan Peta Indonesia sebagai Pusat Pemetaan sekaligus sebagai Peta Utama serta Peta Dunia sebagai Peta Pendukung. Pemanfaatan peta ini untuk memberikan gambaran secara komprehensif semua kegiatan maupun aktifitas terkait Program P4GN, dimana sajian pelaporan dengan segala informasi nya diatas peta.

Untuk mendapatkan efektifitas pekerjaan terhadap Program P4GN, maka didalam aplikasi ini akan dikembangkan satu aplikasi berdasarkan peta thematic, dimana fungsinya sebagai satu proses analisa atas satu kegiatan untuk pengambil keputusan. Bentuk pelaporan yang terkait dengan P4GN akan disesuaikan dengan kebutuhan dan program-program yang ada di P4GN berbentuk Peta – Peta Thematic, seperti :

1.         Peta thematic wilayah rawan Narkotika.

2.         Peta Thematic pada Satu Wilayah tertentu dengan Identifikasi Informasi Potensi Wilayah Peredaran Narkotika. 

3.         Peta Analisa Pencarian Berbagai  Informasi pada satu Wilayah terkait Narkotika.

Manfaat Pembangunan Sistem Pelaporan dan Konsultasi Narkoba Berbasis Mobile dan Web

Badan Narkotika Nasional Negara Republik Indonesia melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika pun telah banyak tindakan terhadap pengendalian narkoba di Indonesia. Sebagai penegakan hukum, BNN diharapkan mampu melakukan pencegahan dan penangkalan terhadap merebaknya peredaran perdagangan narkoba dan penyalahgunaannya. Dengan semakin merebaknya penyalahgunaan narkoba serta peredarannya yang illegal serta berdampak negatif pada kehidupan masyarakat, maka perlu dilakukan pengendalian dan pengembalian kondisi kehidupan masyarakat yang ideal (tertib, aman, dan tentram) sehingga diperlukan peran BNN (Badan Narkotika Nasional) dalam mengatasi ini. Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009, BNN diberikan kewenangan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika didalam rangka :

1.      Menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

2.      Mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

3.      Berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

4.      Meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial pecandu Narkotika, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat;

5.      Memberdayakan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

6.      Memantau, mengarahkan dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Psikotropika Narkotika;

7.      Melalui kerja sama bilateral dan multiteral, baik regional maupun internasional, guna mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;

8.      Mengembangkan laboratorium Narkotika dan Prekursor Narkotika;

9.      Melaksanakan administrasi penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; dan

10.  Membuat laporan tahunan mengenai pelaksanaan tugas dan wewenang

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, sehingga dapat dirumuskan beberapa manfaat Sistem Informasi Geografis BNN mendukung Program P4GN, yaitu :

1.         Bagaimana menghasilkan penyajian informasi untuk membantu analisa kebijakan bidang penanganan penanggulangan terkait Narkotika dan Prekursor Narkotika di Indonesia.

2.         Bagaimana Sistem Informasi Geografis ini menampilkan data spasial pemetaan wilayah didalam rangka penanganan penanggulangan terkait Narkotika dan Prekursor Narkotika di Indonesia.

3.         Bagaimana Sistem Informasi Geografis ini mengolah berbagai dan menyajikan dalam bentuk informatif sebagai upaya membantu dalam menganalisa kebijakan bidang penanganan penanggulangan terkait Narkotika dan Prekursor Narkotika ini.

4.         Bagaimana membangun Sistem Informasi Geografis yang dapat menghasilkan keluaran informatif dan mudah dimengerti oleh pengguna sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berguna untuk BNN.

Sumber : Puslitdatin BNN


  Ikuti Kami di Sosial Media

Kami berupaya untuk membuka kanal Sosial Media sebanyak mungkin agar selalu terhubung dengan Anda.

  Kontak Kami
  Alamat

Jl. MT. Haryono No. 11
Cawang, Jakarta Timur

Phone : 184
Mail : callcenter@bnn.go.id